Cerita Sukses Setiawan Ichlas, Pengusaha Yang Kaya Raya

dnetwork.site – Menjadi wirausaha pada usia muda tidaklah gampang. Bagaiman Cerita Sukses Setiawan Ichlas, Pengusaha Yang Kaya Raya? Apalagi tidak ada mentor yang membimbing.

Namun bagi Setiawan Ichlas hal itu bukan tidak mungkin, selama terdapat tekad & niat bertenaga buat sukses.

Ia membuktikan dengan memulai usaha menurut nol. Pria yang masih berusia 40 tahun ini sudah menjadi taipan di usia yg tergolong masih sangat belia.

Pria yg akrab disapa Iwan ini meraih posisi seperti berkat hasil kerja kerasnya. Membentuk usaha menurut nol hingga menjadi Pengusaha Yang Kaya Raya.

Bahkan karenanya, beliau harus meninggalkan bangku kuliah buat menyebarkan usahanya.

Iwan mulai berusaha membangun usaha semenjak masih menempati bangku sekolah. Ia menjual apa saja supaya sanggup sekolah dan membiayai hidup.

Bagaimana beliau mampu sukses di usia belia? Iwan membeberkan rahasianya kepada Kontan beberapa waktu yang kemudian. Iwan menjelaskan, dirinya sudah usang berkecimpung pada aneka macam bidang bisnis.

Misalnya, usaha perkebunan kelapa sawit, pertambangan mineral, dan batu bara sebelum sebagai sorotan seperti ketika ini.

Ia menyatakan, kisah suksesnya ini juga dibangun dengan kerja keras & konsisten. Bahkan, bisa dibilang dia nekat pada menggulirkan roda usaha.

Pasalnya, ketika terjun ke dunia usaha, beliau tidak memiliki seorang kenalan, kerabat ataupun saudara yang menjadi pengusaha.

Bisa dibilang, ia nyaris tidak mempunyai pengalaman dan pembimbing yang dapat menuntunnya menjadi sekarang pengusaha sukses.

Ia mengaku benar-sahih memulai usahanya berdasarkan nol & lalu dia belajar secara autodidak. Bahkan, dia mengaku telah kehilangan sosok dan figur ayah sebagai pembimbing.

Sang ayah mangkat dunia ketika Iwan masih berusia lebih kurang 16 tahun. Lahir di Palembang pada 10 April 1977, Iwan dibesarkan pada keluarga yg sederhana. Karena harapan buat mengganti syarat, dia memberanikan diri menerjuni global bisnis.

Bahkan usaha tadi mulai ia jalani sewaktu masih berada pada bangku sekolah. Sejak itu, beliau menjadi terbiasa menjajakan sejumlah barang buat dijual pada konsumen.

Uang itu kemudian ia gunakan buat memenuhi kebutuhan hidup dan porto sekolah.

BACA JUGA : Bangun Rel Kereta Api , PT SMS Gandeng PT MRI